Pages

Senin, 17 Januari 2011

Cerpen Buatan Mama ....

    ini dia tulisan mamaku tersayang , waktu itu sekitar 3 hari yang lalu mama dan ayah aku tantangin buat cerpen eehh ternyata di ladenin juga ...

Kalo tulisanya gak bener please ! di makluminya ... soalnya tanpa editan itu murni ... 
Cekidot ........ 

                                            Roti Rasaksa  
       Di suatu desa  di mana tinggal sebuah keluarga  yang sangat bahagia  , terdiri  dari  pak Abdullah dan   ibu mutmainah  mempunya  lima anak perempuan  yang  bernama  aisah , aza , asal , aini , asab  . 
    Kelima anak  ini tergolong anak yang sangat rajin  ,suka membantu ibuknya di dapur , pada suatu hari ibu mutmainah membuat roti , dengan di bantu  aisah dan aza  sedangkan asal , aini dan asab terus merengek kapan bu rotinya matang  ,tapi setelah oven  roti di buka , roti yang tadinya kecil berubah menjadi besar  segede matahari  ada matanya dan bisa bicara  tolong aku  bu , aku jangan di makan  kata roti sambil menagis mengeluarkan  air mata .
Ibu maemunah dan putri – putrinya sangat terkejut melihat roti yang bisa bicara dan menangis  sambil meredakan tangisnya sang roti  ibu maemunah beserta anak – anaknya bertanya ,  ; kamu inisebenarnya siapa , sang roti menjawab . aku sebenarnya putrid raja seberang karna kesombonganku  dan keankuhanku aku di kutuk oleh seorang nenek yang waktu itu menyamar jadi pengemis di kerajaanku tanpa belas kasihan aku menendang dan mengusirnya keluar dari kerajaan tanpa aku ketahui dia adalah seorang nenek sihir dan aku dikutuknya menjadi telur dan terbuang di kandang ayam bu maemunah , dan nenek sihir itu berkata hanya kebaikan seorang ibu yang akan mengulurkan tangan dan memecahkanmu aku akan berubah kembali menjadi manusia .
Apa bila mempercayai ceritaku ini , tolong aku bu percayai ceritaku ini   telah lama aku menunggu uluran tangan ibu , dengan penuh rasa iba ,bu mutmaenah berkata  , hai roti raksasa klu kau berasal dari telur jelmaan sang putri berubahlah aku iklas membantumu . saat itu juga terkejutlah orang –orang di sekitar roti raksasa yang berubah  jadi putri yang sangat cantik jelita  putri itu langsung bersujud di kaki bu mutmaenah dan berkata   terima kasih bu  aku berjanji aku tidak akan sombong lagi saat itu juga ibu maemunah dan keluarga di boyong tinggal di istan dengan  sang putri .
Sang putri yang dulu sombong dan angkuh kini menjadi anak rajin dan berbakti

0 komentar:

Posting Komentar

Berilah Komentar yang baik ... yang membuat saya lebih baik lagi .. saya tidak menerima komentar yang tidak sopan terimakasih ...

Salam .. Admin